kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Jokowi khawatirkan kebijakan impor otomotif Vietnam


Jumat, 26 Januari 2018 / 18:57 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengungkapkan kekhawatirannya atas pengetatan kebijakan impor otomotif yang diberlakukan oleh Vietnam. Jokowi khawatir, kebijakan tersebut bisa berdampak kepada terganggunya kerjasama perdagangan Indonesia -Vietnam yang telah meningkat tiga tahun belakangan ini.

Atas dasar itulah, Jokowi saat bertemu Perdana Menteri Vietnam, Nguyễn Xuân Phúc, untuk meminta Vietnam memberlakukan masa transisi bagi eksportir otomotif termasuk Indonesia."Saya harap pemerintah Vietnamberi kesempatan bagi Indonesia untuk mempelajari kebijakan ini, mempertimbangkan perbedaan standar dan peraturan antarnegara," katanya, Jumat (26/1).

Vietnam mulai awal tahun ini memperketat impor otomotif dari negara Asean. Untuk impor mobil completely built up, mereka memberlakukan uji tipe dan emisi.

Presiden Jokowi menilai, kebijakan yang berlaku mulai Januari 2018 tersebut memberatkan. Pasalnya untuk memenuhi syarat tersebut dibutuhkan waktu dan biaya besar.

"Saya melihat kebijakan tersebut dapat berimplikasi negatif bagi ekspor Indonesia ke pasar Vietnam, khususnya untuk produk kendaraan utuh dan kendaraan terurai," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×