kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.831   -109,85   -1,85%
  • KOMPAS100 773   -12,85   -1,64%
  • LQ45 583   -6,25   -1,06%
  • ISSI 203   -3,48   -1,69%
  • IDX30 330   -3,96   -1,19%
  • IDXHIDIV20 409   -3,48   -0,84%
  • IDX80 88   -1,29   -1,45%
  • IDXV30 112   -1,92   -1,69%
  • IDXQ30 107   -1,11   -1,03%

Jokowi khawatirkan kebijakan impor otomotif Vietnam


Jumat, 26 Januari 2018 / 18:57 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengungkapkan kekhawatirannya atas pengetatan kebijakan impor otomotif yang diberlakukan oleh Vietnam. Jokowi khawatir, kebijakan tersebut bisa berdampak kepada terganggunya kerjasama perdagangan Indonesia -Vietnam yang telah meningkat tiga tahun belakangan ini.

Atas dasar itulah, Jokowi saat bertemu Perdana Menteri Vietnam, Nguyễn Xuân Phúc, untuk meminta Vietnam memberlakukan masa transisi bagi eksportir otomotif termasuk Indonesia."Saya harap pemerintah Vietnamberi kesempatan bagi Indonesia untuk mempelajari kebijakan ini, mempertimbangkan perbedaan standar dan peraturan antarnegara," katanya, Jumat (26/1).

Vietnam mulai awal tahun ini memperketat impor otomotif dari negara Asean. Untuk impor mobil completely built up, mereka memberlakukan uji tipe dan emisi.

Presiden Jokowi menilai, kebijakan yang berlaku mulai Januari 2018 tersebut memberatkan. Pasalnya untuk memenuhi syarat tersebut dibutuhkan waktu dan biaya besar.

"Saya melihat kebijakan tersebut dapat berimplikasi negatif bagi ekspor Indonesia ke pasar Vietnam, khususnya untuk produk kendaraan utuh dan kendaraan terurai," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×