kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi: Ini diskusi NU, kok "copras-capres"


Kamis, 13 Maret 2014 / 07:00 WIB
ILUSTRASI. Syarat, Biaya Perpanjang SIM & Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini 28 Oktober 2022


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantah kehadirannya di acara diskusi Menyongsong Satu Abad Nahdlatul Ulama, Rabu (12/3/2014) malam, adalah upaya untuk mencari dukungan. Jokowi kini tengah disoroti oleh berbagai pihak karena dianggap sebagai kandidat terkuat calon presiden.

"Loh, wong saya yang diundang," kata Jokowi di Jakarta.

Ia mengaku memenuhi undangan tersebut karena memang memiliki waktu kosong dan tak berbenturan dengan acara lain. Sebenarnya, menurut dia, tak ada materi yang disiapkannya. Selain Jokowi, hadir pula mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

"Beliau menerangkan akan seperti apa NU ke depan. Ya sudah, saya datang, ngomong. NU itu besar loh di Indonesia," ujarnya.

Sementara, terkait wacana pencapresan, Jokowi enggan berkomentar. Ia lebih senang berbicara persoalan-persoalan di Jakarta.

"Ini diskusi NU, copras-capres. Tanyakan ke Ketum," ujarnya. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×