kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.535   35,00   0,20%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi ingin pangkas iring-iringan mobil presiden


Sabtu, 23 Agustus 2014 / 09:19 WIB
Katalog promo JSM Alfamart terbaru 10-12 Maret 2023, rekomendasi belanja sirup dengan banyak potongan harga menarik.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo mendapatkan fasilitas pengamanan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terhitung Jumat (22/8).

Namun, sejauh ini Jokowi belum menggunakan 37 anggota Paspampres, tujuh mobil pengawalan, dan tiga motor yang disiapkan untuknya.

Satu keinginan Jokowi, ia tidak ingin terlalu banyak rangkaian kendaraan kepresidenan yang akan 'menempelnya' kelak.

"Itu standard-nya, tapi masih kami hitung. Kalau 3 (mobil) cukup, 3 saja. Kalau harus 7, angka keamanannya tidak bisa ditawar, yah 3 saja," ujar Jokowi di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/8).

Menurut Jokowi, dirinya dan tim masih melakukan perhitungan dan penataan mekanisme pengamanan dari Paspampres tersebut.

Yang pasti, ia ingin tetap bisa dekat dengan awak media massa dan masyarakat kendati mendapatkan pengamanan Paspampres. "Tapi, tetap kondisi aman," jelasnya. (Abdul Qodir)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×