kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Jokowi Ingin Kemenhan Jadi Orkestrator Informasi Intelijen Semua Lini


Rabu, 18 Januari 2023 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo saat Pembukaan Rakornas Investasi 2022 di Jakarta, 30 November 2022.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjadi orkestrator informasi intelijen di semua lini yang ada di Indonesia.

Di mana setiap lembaga baik TNI, Polri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), hingga Badan Intelejen Negara (BIN) memiliki masing-masing informasi intelijen. Dari seluruhnya tersebut, Jokowi meminta agar bisa diorkestrasi oleh Kemenhan.

"Kita kan memiliki informasi intelijen BIN, informasi intelijen di TNI, di Polri, di BSSN, semuanya. Itu harus diorkestrasi sehingga menjadi sebuah informasi yang solid," kata Jokowi kepada wartawan usai memberikan pengarahan dalam rapat pimpinan di Kementerian Pertahanan, Rabu (18/1).

Baca Juga: Jokowi Instruksikan Percepatan Penetapan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Adapun setiap informasi yang nantinya diorkestrasi tersebut, disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan dalam pembuatan kebijakan.

"Tiap informasi itu diberikan ke kita untuk membangun sebuah policy kebijakan," imbuhnya.

Maka Jokowi menegaskan, oleh karenanya penting bagi Kementerian Pertahanan sebagai orkestrator dalam informasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×