kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jokowi ingatkan menterinya 2018 tahun politik


Selasa, 29 Agustus 2017 / 15:58 WIB
Jokowi ingatkan menterinya 2018 tahun politik


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar Sidang Kabinet Paripurna tentang Percepatan Pemerataan Pembangunan. Dalam rapat tersebut, Selasa (29/8) Jokowi memberikan peringatan beberapa peringatan ke para menterinya.

Peringatan pertama, berkaitan dengan tantangan kerja tahun 2018. Jokowi mengingatkan, tahun 2018 merupakan tahun politik. Oleh karena itulah dia memerintahkan para menterinya untuk membuat kebijakan secara berhati- hati.

Bukan hanya itu saja, dia juga memerintahkan agar semua kebijakan yang dikeluarkan nantinya diarahkan dan berpihak pada kepentingan publik.

"Di tahun politik, kebijakan apa pun secara signifikan dapat memberikan pengaruh, maka itu saya harapkan kepada para menteri untuk tidak lagi membuat kebijakan baru yang tidak diinginkan masyarakat dan malah membuat mereka kecewa nantinya," katanya di Istana.

Peringatan kedua, berkaitan dengan investasi. Jokowi mengatakan, Indonesia sekarang memiliki momentum yang baik untuk menggenjot investasi.

Momentum didapat utamanya setelah sejumlah lembaga pemeringkat internasional memberikan predikat layak investasi kepada Indonesia dan peringkat tujuan investasi Indonesia naik dari 8 ke 4.

Dia tidak ingin lagi momentum tersebut dirusak kementerian dengan mengeluarkan aturan yang justru menghambat investasi. "Ini momentum, harus dimanfaatkan untuk mendorong investasi supaya lapangan kerja bisa tercipta dan pertumbuhan ekonomi bisa didapatkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×