kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi ingatkan efek lanjutan pandemi covid-19 di tahun 2021


Selasa, 14 April 2020 / 12:50 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi mengikuti KTT G20 Luar Biasa dari Istana Bogor


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewaspadai efek lanjutan dari penyebaran virus corona (Covid-19) di tahun 2021. Terutama dampak terhadap perekonomian Indonesia.

"Betul-betul dihitung dengan cermat potensi, peluang, dan berbagai risiko yang ada baik domestik maupun global," ujar Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Selasa (14/4).

Meski begitu, fokus kerja pemerintahan harus tetap menjadi perhatian bagi pemerintah. Terdapat sejumlah fokus kerja yang didorong pemerintahan Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Baca Juga: Jokowi sebut pertumbuhan ekonomi 2020 merosot tajam

"Saya ingatkan kita harus tetap fokus pada misi besar kita reformasi struktural yang harus tetap berjalan, reformasi untuk percepatan dan pemerataan pembangunan baik itu reformasi regulasi, reformasi birokrasi, reformasi dalam peningkatan produktivitas dan transformasi ekonomi. Itu misi besar kita," terang Jokowi.

Asal tahu saja, akibat pandemi Covid-19 , Jokowi merevisi alokasi dan fokus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020. Anggaran difokuskan untuk penanganan Covid-19.

Sebesar Rp 405,1 triliun disiapkan untuk penanganan Covid-19. Fokus anggaran tersebut antara lain untuk peningkatan penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, serta penyiapan jaring pengaman sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×