kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Jokowi: Hukum pelaku pembakar hutan tanpa pandang bulu


Selasa, 06 Februari 2018 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. KEBAKARAN LAHAN DI OGAN ILIR


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menegaskan agar tidak pandang bulu dalam menghukum pelaku pembakaran hutan dan lahan di Tanah Air.

Jokowi menyebut, penegakan hukum diperlukan agar tidak lagi terjadi kebakaran hutan di Indonesia.

Penegakan hukum juga diperlukan untuk efek jera. "Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu baik secara perdata maupun pidana," ungkap Jokowi saat memberikan arahan kepada anggota Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana Presiden, Selasa (6/2).

Berdasarkan data yang diserahkan dari Kementerian Koordinator Perekonomian, pada 2016-2017, terdapat penurunan yang signifikan lahan yang terbakar dibandingkan 2015 lalu. Pada 2015 silam, terdapat 21.929 titik yang mengalami kebakaran. Sementara, pada 2016 turun drastis menjadi 3.915 titik lahan. Begitu juga di tahun lalu turun menjadi 2.567 titik. 

Selain dari penegakan hukum, menurut Jokowi, perlu adanya deteksi dini dan pencegahan untuk menangani kebakaran hutan. Apalagi, tahun ini BMKG memprediksi wilayah Indonesia akan lebih kering dan musim kemarau akan datang cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×