kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.051   11,64   0,19%
  • KOMPAS100 791   2,72   0,35%
  • LQ45 601   1,94   0,32%
  • ISSI 210   -0,01   0,00%
  • IDX30 339   0,64   0,19%
  • IDXHIDIV20 423   1,08   0,26%
  • IDX80 90   0,23   0,26%
  • IDXV30 116   0,08   0,07%
  • IDXQ30 109   0,23   0,21%

'Jokowi dipilih rakyat, bukan massa PDI-P'


Sabtu, 24 Januari 2015 / 14:39 WIB
ILUSTRASI. Promo Alfamidi Ngartis (Ngarep Gratisan) Periode 1-15 Agustus 2023.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden Joko Widodo diminta untuk berani mengambil langkah ekstrem jika PDI-P dan koalisi pendukungnya tetap memaksakan Budi Gunawan dilantik sebagai Kapolri.

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai, dalam posisi ini, Jokowi harus mendengar suara publik dan menjaga harapan warganya untuk memiliki pemerintahan yang pro rakyat dan lembaga penegakan hukum yang kredibel.

"Jokowi dipilih rakyat, bukan dipilih massanya PDI-P atau Nasdem. Oleh karena itu, rakyat yang harus didahulukan oleh Jokowi," tuturnya saat dihubungi, Jumat (23/1).

Ray bahkan mendorong Jokowi untuk tetap berani dan tegas meski pembatalan pelantikan Budi akan berimbas besar pada pemerintahannya. Setidaknya, kini telah ada suara-suara digunakannya hak interpelasi oleh DPR jika Jokowi membatalkan pelantikan Budi.

"Jokowi harus ambil keputusan berani walau akan berhadapan sama interpelasi, impeachment. Taruhlah diinterpelasi, di-impeachment, kalaupun jatuh, jatuh sebagai pemimpin yang terhormat. Itu lebih baik dari pada tetap berkuasa tapi kehormatannya hancur," tandas Ray.

Sebelumnya diberitakan, Bambang ditangkap oleh Bareskrim Polri, Jumat (23/1). Kepala Divisi Humas Polri Irjen Ronny Sompie mengatakan, penangkapan Bambang Widjojanto dilakukan berdasarkan laporan masyarakat. Menurut Ronny, penangkapan itu terkait pilkada pada tahun 2010 di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Bambang dibebaskan, Sabtu (24/1) dini hari, tetapi publik telanjur mencium adanya upaya Polri untuk menggembosi KPK.

Tudingan pada Polri itu muncul karena penangkapan Bambang dilakukan saat KPK sedang memroses kasus dugaan korupsi yang melibatkan Komjen (Pol) Budi Gunawan. Budi adalah calon Kapolri yang pelantikannya ditunda oleh Presiden Joko Widodo karena status tersangkanya. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×