kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.015,98   -4,21   -0.41%
  • EMAS930.000 -0,21%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Jokowi Akan Panggil Menkeu untuk Hitung Dana Pensiunan TNI


Jumat, 05 Agustus 2022 / 13:50 WIB
Jokowi Akan Panggil Menkeu untuk Hitung Dana Pensiunan TNI
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo akan memanggil Menteri Keuangan untuk membicarakan dana pensiunan bagi para purnawirawan TNI.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk membicarakan dana pensiunan bagi para purnawirawan TNI.

Jokowi tak menjanjikan berapa besaran kenaikan dana pensiun. Pasalnya saat ini kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedang dalam kondisi tak mudah. Namun ia akan mendiskusikan soal dana pensiun ini kepada Menkeu.

Ia bahkan menyebut, selepas membuka Silaturahmi Nasional (Silatnas) Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) Tahun 2022 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Menkeu akan langsung dipanggil untuk mendiskusikan hal tersebut.

Baca Juga: Kapolri Copot Irjen Ferdy Sambo dari Kadiv Propam Polri

"Saya tidak janji, karena tadi saya sampaikan tadi APBN kita berada pada posisi yang tidak mudah. Tapi pulang dari sini saya akan panggil Menteri Keuangan. Akan saya ajak hitung-hitungan, kalau nanti hitung-hitungannya sudah final, akan saya sampaikan kepada bapak ibu dan saudara-saudara sekalian," kata Jokowi dalam Silatnas PPAD tahun 2022, Jumat (5/8).

Sejalan dengan yang disampaikan Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) PPAD Letnan Jenderal (Purn) Doni Monardo, Jokowi juga telah mengetahui bahwa gaji pensiunan TNI terbilang kurang. Gaji pensiunan untuk yang berpangkat Tamtama sebesar Rp 2,6 juta, untuk yang berpangkat Bintara Rp 3,5 juta, dan untuk yang berpangkat Perwira Pertama Rp 4,1 juta.

"Saya tahu, apalagi yang berada di Jabodetabek, angka ini adalah angka yang memang masih sangat kurang. Pemerintah telah memberikan THR, pemerintah juga telah memberikan gaji yang ke-13. Tapi saya juga tahu itu tetap masih kurang," jelasnya.

Baca Juga: Jokowi Sebut Bakal Ada Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN

Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) PPAD Letnan Jenderal (Purn) Doni Monardo mengungkapkan, harapan agar negara dapat menambah tunjangan pensiun bagi para purnawirawan.

"Bapak Presiden, mohon maaf kami harus menyampaikan pesan sponsor dari para senior termasuk dari para Tamtama dan Bintara purnawirawan. Mudah-mudahan pemerintah dan negara memiliki anggaran yang cukup mohon kiranya berkenan untuk menambah tunjangan pensiun bagi para purnawirawan," ungkap Doni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×