kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

JK sayangkan penembakan di Paris


Kamis, 08 Januari 2015 / 20:20 WIB
JK sayangkan penembakan di Paris
ILUSTRASI. U.S. President Joe Biden shakes hands with Chinese President Xi Jinping as they meet on the sidelines of the G20 leaders' summit in Bali, Indonesia, November 14, 2022. REUTERS/Kevin Lamarque


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyayangkan tindakan penembakan terhadap sebuah kantormjalah satir Charlie Hebdo di Paris, Prancis. Menurut JK,  tindak kekerasan, apapun alasannya, tidak bisa dibenarkan. "Di Indonesia, kita melawan itu (kekerasan)," ujar JK, Kamis (8/1) di kantornya, Jakarta.

Namun, JK menolak mengeluarkan travel warning bagi warga negara Indonesia yang akan ke Paris, Prancis. Sebab, teror bisa terjadi di manapun. Kalau hanya berdasarkan ancaman saja Indonesia langsung mengeluarkan travel warning, maka bisa saja banyak travel warning yang harus dikeluarkan pemerintah. Mengingat ancaman terorisme ada di mana-mana. Bukan hanya di Prancis, di Ingris, Amerika Serikat, Rrusia bahkan di Afrika pun selalu ada risiko terorisme.

Sebelumnya, dua negara yakni AS dan Australia telah mengeluarkan travel warning bagi warganya yang ingin berkunjung ke Indonesia karena tercium akan ada serangan terorisme di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×