kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

JK: Kembalikan kewenangan impor beras kepada Bulog


Selasa, 28 Januari 2014 / 18:12 WIB
ILUSTRASI. Cobain 4 Produk Skincare Ini Buat Kulit Sebening Kristal, Yuk!


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyayangkan membanjirnya beras Vietnam di pasaran. JK mengatakan pemerintah seharusnya tidak perlu lagi melakukan impor. Sebab, kebutuhan dalam negeri dirasa masih mencukupi.

"Beras Vietnam harusnya tidak perlu impor lagi," kata JK di gedung Carrefour MT Haryono, Jakarta Timur, (Selasa, 28 Januari 2014).

Terkait kisruh izin importasi beras antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan), JK justru melihat agar kewenangan terkait impor beras lebih tepat diserahkan kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) saja.

"Harusnya (impor beras) jelas, izinnya kan ada, tinggal di cek saja. Seharusnya, (impor) sepengetahuan Bulog saja, spesial impor kan Bulog," imbuhnya.

Sebelumnya, beras medium asal Vietnam muncul di pasaran, banyak pedagang mengeluhkan akibat banjir pasokan beras itu harga beras lokal menjadi turun. Sementara antara Kemendag dan Kementan mengaku tidak mengetahui munculnya beras tersebut di pasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×