kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.980   133,00   0,75%
  • IDX 5.934   -261,44   -4,22%
  • KOMPAS100 787   -37,12   -4,50%
  • LQ45 595   -24,76   -4,00%
  • ISSI 206   -8,80   -4,10%
  • IDX30 338   -11,95   -3,42%
  • IDXHIDIV20 417   -10,81   -2,52%
  • IDX80 89   -4,23   -4,52%
  • IDXV30 114   -3,69   -3,14%
  • IDXQ30 109   -3,02   -2,69%

JK: Kembalikan kewenangan impor beras kepada Bulog


Selasa, 28 Januari 2014 / 18:12 WIB
ILUSTRASI. Cobain 4 Produk Skincare Ini Buat Kulit Sebening Kristal, Yuk!


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyayangkan membanjirnya beras Vietnam di pasaran. JK mengatakan pemerintah seharusnya tidak perlu lagi melakukan impor. Sebab, kebutuhan dalam negeri dirasa masih mencukupi.

"Beras Vietnam harusnya tidak perlu impor lagi," kata JK di gedung Carrefour MT Haryono, Jakarta Timur, (Selasa, 28 Januari 2014).

Terkait kisruh izin importasi beras antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan), JK justru melihat agar kewenangan terkait impor beras lebih tepat diserahkan kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) saja.

"Harusnya (impor beras) jelas, izinnya kan ada, tinggal di cek saja. Seharusnya, (impor) sepengetahuan Bulog saja, spesial impor kan Bulog," imbuhnya.

Sebelumnya, beras medium asal Vietnam muncul di pasaran, banyak pedagang mengeluhkan akibat banjir pasokan beras itu harga beras lokal menjadi turun. Sementara antara Kemendag dan Kementan mengaku tidak mengetahui munculnya beras tersebut di pasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×