kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

JK: Kembalikan kewenangan impor beras kepada Bulog


Selasa, 28 Januari 2014 / 18:12 WIB
JK: Kembalikan kewenangan impor beras kepada Bulog
ILUSTRASI. Cobain 4 Produk Skincare Ini Buat Kulit Sebening Kristal, Yuk!


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyayangkan membanjirnya beras Vietnam di pasaran. JK mengatakan pemerintah seharusnya tidak perlu lagi melakukan impor. Sebab, kebutuhan dalam negeri dirasa masih mencukupi.

"Beras Vietnam harusnya tidak perlu impor lagi," kata JK di gedung Carrefour MT Haryono, Jakarta Timur, (Selasa, 28 Januari 2014).

Terkait kisruh izin importasi beras antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan), JK justru melihat agar kewenangan terkait impor beras lebih tepat diserahkan kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) saja.

"Harusnya (impor beras) jelas, izinnya kan ada, tinggal di cek saja. Seharusnya, (impor) sepengetahuan Bulog saja, spesial impor kan Bulog," imbuhnya.

Sebelumnya, beras medium asal Vietnam muncul di pasaran, banyak pedagang mengeluhkan akibat banjir pasokan beras itu harga beras lokal menjadi turun. Sementara antara Kemendag dan Kementan mengaku tidak mengetahui munculnya beras tersebut di pasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×