kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Jika tak ikuti aturan, pemerintah siapkan sanksi untuk PSSI


Selasa, 22 Maret 2011 / 18:19 WIB
ILUSTRASI. Layar pergerakan saham di BEI, Jakarta (6/4/2020).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Pemuda dan Olah Raga sudah siap menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Hal ini akan dilakukan jika induk olah raga sepak bola itu tidak mengikuti standard electoral code FIFA, standar statuta FIFA, dan peraturan perundangan di Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng mengaku menerima keluhan dari anggota PSSI soal ketidaktransparanan yang terjadi dalam proses menuju kongres pemilihan pengurus.

"Kami mendapatkan keluhan dari anggota-anggota PSSI, bahwa sampai sekarang undangan kongres belum jelas serta apa inti dari peraturan organisasi," katanya, Selasa (22/3).

Andi pun meminta agar kongres yang rencananya bakal digelar pada 26 Maret itu dilaksanakan dengan demokratis, dan transparan, jujur, dan adil. Sehingga pemilik suara bisa memberikan suaranya sesuai dengan hati nuraninya. "Itu harus dilaksanakan dengan standar electoral FIFA, standar statuta FIFA, dan peraturan perundangan indonesia," tegasnya.

Namun, mantan juru bicara Kepresidenan itu enggan untuk membeberkan sanksi apa yang sudah disiapkan. Andi hanya menegaskan jika FIFA tidak bertindak tegas kepada PSSI, maka Kemenpora yang akan melakukannya. "Bisa kartu kuning, bisa juga langsung kartu merah," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×