kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jepang paling rajin memberikan utang ke Indonesia


Senin, 28 Oktober 2013 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Jamur Gigi Berdarah


Sumber: Kompas.co | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah mencatat total utang hingga akhir September 2013 mencapai Rp 2.273,76 triliun. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 15% dari akhir 2012 yang sebesar Rp 1.977,71 triliun.

Dari data yang dirilis oleh Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Senin (28/10) diketahui, dari jumlah utang itu, 30% dibiayai oleh utang luar negeri. Sementara itu sisanya sebesar 69,9% berasal dari penerbitan surat nerharga negara dan 0,1% dari utang dalam negeri.

Khusus utang dari luar negeri, pemerintah mencatat total dana yang ditarik dari skema ini mencapai Rp 681,7 triliun, baik melalui bilateral, multilateral, komersial dan pinjaman dari pemasok (suppliers).

Berikut ini negara dan lembaga yang paling besar memberikan fasilitas utang ke Indonesia per akhir September 2013:

Bilateral
1. Jepang -- Rp 263,25 triliun
2. Perancis -- Rp 25,24 triliun
3. Jerman -- Rp 23,27 triliun
4. Lain-lain -- Rp 73,76 triliun

Multilateral
1. Bank Dunia -- Rp 146,77 triliun
2. ADB -- Rp 107,74 triliun
3. IDB -- Rp 6,12 triliun
4. Lainnya -- Rp 2,53 triliun

(Bambang Priyo Jatmiko/Kompas.com)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×