Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui pelatihan dan sertifikasi massal bagi tenaga kerja.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan, program pembinaan dan sertifikasi Ahli K3 Umum dilakukan pada 2 tahap. Pada tahap pertama pembinaan diikuti oleh 2.100 orang, namun jumlah yang lulus dan mendapatkan sertifikasi mencapai 1.700 orang.
Lebih lanjut, pada tahap kedua ini pembinaan diikuti sekitar 2.100 peserta. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dan budaya K3 di sektor industri.
Baca Juga: INDEF dan Systemiq Usulkan Skema Renewable Energy Zone di Kawasan Industri
“Ini adalah salah satu momentum juga May Day 2026, untuk terus menguatkan program K3 di industri,” ujar Yassierli dalam acara peluncuran Pembinaan K3 Tahap II di Kantor Kemnaker, Rabu (29/4/2026).
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan sekitar 4.000 peserta dapat mengikuti program pembinaan K3 secara gratis sepanjang tahun ini. Program ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus memperkuat perlindungan di tempat kerja.
Selain peningkatan jumlah tenaga ahli, Kemnaker juga mendorong penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di perusahaan. Fokus utama diarahkan pada perusahaan berisiko tinggi dan yang memiliki lebih dari 100 pekerja.
Yassierli menargetkan hingga 3.000 hingga 5.000 perusahaan dapat tersertifikasi SMK3 hingga akhir 2026. Menurutnya, penerapan sistem tersebut penting untuk memastikan perusahaan memiliki standar keselamatan yang jelas, mulai dari peta risiko, pelatihan karyawan, hingga prosedur penanganan darurat.
“Perusahaan harus punya kebijakan K3, peta risiko mitigasi, program pelatihan, hingga mekanisme evaluasi dan perbaikan,” jelasnya.
Baca Juga: Prabowo Targetkan Renovasi 288.000 Sekolah hingga 2028
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













