kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.025   42,00   0,23%
  • IDX 6.189   -7,25   -0,12%
  • KOMPAS100 808   -2,80   -0,34%
  • LQ45 613   -1,59   -0,26%
  • ISSI 214   0,00   0,00%
  • IDX30 345   -1,23   -0,35%
  • IDXHIDIV20 426   -2,01   -0,47%
  • IDX80 92   -0,34   -0,37%
  • IDXV30 117   -0,41   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,66   -0,60%

Jegal koruptor, Wamen ESDM gandeng KPK


Senin, 26 November 2012 / 20:45 WIB
ILUSTRASI. Gerai Martha Tilaar Shop (MTS) di pusat perbelanjaan. Foto: DOK Martha Tilaar


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap dan mencegah adanya praktek korupsi yang bisa terjadi dalam proyek pengadaan di bidang minyak dan gas (migas).

Untuk itu, Wakil Menteri ESDM, Rudi Rubiandini datang ke KPK untuk membahas kerja sama. Rudi datang ke KPK dan diterima oleh Deputi Pencegahan Korupsi KPK, Iswan Elmi, Senin (26/11).

Rudi mengaku, khawatir dengan proyek pengadaan yang selama ini dilakukan kementeriannya. "Proyek pengadaan di Kementerian ESDM memang rawan penyalahgunaan," jelas Rudi.

Menurutnya, pertemuan di KPK akan disusul dengan tindak lanjut yang lebih konkret. Rudi bilang, pihaknya bersama KPK tengah menyusun rencana pembuatan Memorandum Of Understanding (MoU) yang akan disepakati Kementerian ESDM, Pertamina dan KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×