kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Jegal koruptor, Wamen ESDM gandeng KPK


Senin, 26 November 2012 / 20:45 WIB
ILUSTRASI. Gerai Martha Tilaar Shop (MTS) di pusat perbelanjaan. Foto: DOK Martha Tilaar


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap dan mencegah adanya praktek korupsi yang bisa terjadi dalam proyek pengadaan di bidang minyak dan gas (migas).

Untuk itu, Wakil Menteri ESDM, Rudi Rubiandini datang ke KPK untuk membahas kerja sama. Rudi datang ke KPK dan diterima oleh Deputi Pencegahan Korupsi KPK, Iswan Elmi, Senin (26/11).

Rudi mengaku, khawatir dengan proyek pengadaan yang selama ini dilakukan kementeriannya. "Proyek pengadaan di Kementerian ESDM memang rawan penyalahgunaan," jelas Rudi.

Menurutnya, pertemuan di KPK akan disusul dengan tindak lanjut yang lebih konkret. Rudi bilang, pihaknya bersama KPK tengah menyusun rencana pembuatan Memorandum Of Understanding (MoU) yang akan disepakati Kementerian ESDM, Pertamina dan KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×