kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jangan sampai terjadi perang jendral di pilpres


Sabtu, 29 Maret 2014 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. 3 Tips Jitu untuk Mengatasi Insomnia pada Anak.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bergabungnya sejumlah purnawirawan jendral TNI dan Polri yang mendukung beberapa capres, jangan sampai menimbulkan kesan "Perang Jenderal" pada Pilpres yang akan datang . Hal ini diungkapkan oleh Wakil Sekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq, Sabtu (29/3).

"Meski mereka punya hak politik namun di masyarakat bawah bisa timbul persepsi bahwa TNI ikut berpolitik. Saya mengapresiasi penegasan Panglima TNI Jendral Moeldoko akan netalitas TNI," ungkapnya.

Para purnawirawan bagaimanapun, imbuhnya, adalah bagian dari entitas masyarakat sipil. "Sehingga ketika ikut berpolitik, harus lebih menampilkan aspek warga sipilnya. Ini penting untuk menjaga reformasi TNI yang sudah berjalan bagus selama ini," Mahfudz mengingatkan. (Rachmat Hidayat)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×