kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Iring-iringan arus balik mulai padati Nagreg


Kamis, 31 Juli 2014 / 10:21 WIB
ILUSTRASI. Simak Yuk! Inilah 5 Gejala Penyakit Hipertensi yang Perlu Anda Waspadai


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

BANDUNG. Iring-iringan pemudik balik mulai memadati jalur selatan Nagreg dari arah Garut dan Tasikmalaya mengarah Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014).

Kepadatan arus lalu lintas mulai terasa di jalur Limbangan mengarah lingkar Nagreg. Pertemuan arus dari Garut sempat terjadi antrean panjang. Namun, setelah memasuki jalan utama, ramai lancar hingga pertigaan Cicalengka.

Volume kendaraan diperkirakan akan makin padat akibat arus balik pemudik dari Tasikmalaya dan Garut. Keramaian di sekitar jalur wisata juga akan memicu kemacetan.

"Tiga hari setelah Idul Fitri 1435 Hijriah, arus lalu lintas dari Garut dan Tasikmalaya melalui jalur lingkar Nagreg menjadi padat akibat tingginya volume kendaraan," kata Komisaris Polisi Edi pengawas Pos Pam Lebaran di Nagreg, Kamis.

Ia memperkirakan, kepadatan arus lalu lintas akan terjadi pada Jumat (1/8) dan Sabtu (2/8). Kepolisian, katanya, akan memberlakukan sistem buka tutup dan mengalihkan pemudik melalui jalan alternatif Cijapati-Majalaya-Cicalengka.

Sementara itu, Kardiman, pemudik di Nagreg, mengatakan bahwa jalur lingkar Nagreg cukup padat didominasi kendaraan roda empat dan roda dua. (ANTARA/Hindra Liauw)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×