kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

IPA: Sulit menggenjot produksi minyak


Selasa, 09 November 2010 / 11:11 WIB
IPA: Sulit menggenjot produksi minyak
ILUSTRASI. 10 Saham LQ45 dengan PER Terkecil (29 Juni 2018)


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Indonesia Petroleum Association (IPA) menyatakan sulit menggenjot produksi minyak. Sebab, lapangan minyak dan gas yang ada sudah tua. Sementara itu, sumber minyak baru berada di lokasi yang sulit sehingga membutuhkan biaya eksplorasi yang cukup besar.

"Peluang cadangan baru berada di daerah frontier yang penuh tantangan," kata Sugitmo Padmosukrismo, Executive Advisor IPA, seminar Quo Vadis Revisi UU Migas, Selasa (9/11).

Sugitmo bilang masa depan kebutuhan energi Indonesia akan tergantung pada gas karena mempunyai potensi cadangan yang cukup besar. Namun, dia mengatakan eksplorasi gas memiliki tingkat kesulitan yang lebih kompleks serta memerlukan dukungan finansial yang besar.

Menurutnya, sumber gas yang besar itu akan bisa dinikmati jika Indonesia bisa menciptakan iklim usaha yang positif dan stabil. IPA sendiri menilai bahwa iklim usaha tersebut akan bisa diperbaiki tanpa merevisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. "Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2001 pasal 63c memberi kepastian hukum bagi dipertahankannya ketentuan KKS," katanya.

Sugitmo menilai, revisi peraturan maka Kontrak Kerja Sama yang sering terjadi akan mengalami pengikisan secara terus menerus. Makanya, IPA sendiri meminta supaya kegiatan eksplorasi bisa didorong dan dipercepat untuk menjamin produksi. Kemudian, IPA juga meminta pemerintah memberikan insentif untuk mendorong peningkatan aktivitas eksplorasi yang dilakukan di wilayah yang semakin sulit dan penuh tantangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×