kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.996.000   8.000   0,27%
  • USD/IDR 16.977   -52,00   -0,31%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Investor Wait and See, Penanaman Modal Asing Akan Susut Jelang Pemilu


Kamis, 07 Desember 2023 / 16:03 WIB
Investor Wait and See, Penanaman Modal Asing Akan Susut Jelang Pemilu
ILUSTRASI. Ekonom Bank Syariah Indonesia melihat kemungkinan tren penanaman modal asing (PMA) akan turun di akhir 2023. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 makin dekat. Ekonom Bank Syariah Indonesia Kurniawati Yuli Ashari melihat kemungkinan tren penanaman modal asing (PMA) akan turun di akhir 2023. 

Bila menilik pola musiman, memang biasanya jelang pesta rakyat para investor akan menahan ekspansinya. Ini sehubungan dengan arah politik yang masih belum pasti.

“Prospek PMA menjelang tahun politik, terutama di akhir tahun ini akan cenderung turun karena investor akan wait and see terhadap kondisi politik,” tutur Kurniawati kepada Kontan.co.id, Selasa (5/12). 

Baca Juga: Pemilu 2024 Tak Akan Gerus Prospek Penanaman Modal Asing

Ia menduga, tren tersebut akan berlangsung hingga akhirnya para penanam modal bisa mendapat gambaran terkait kebijakan dari presiden terpilih. 

Menuurtnya, arah kebijakan terkait struktural ekonomi dalam negeri dan kemudahan iklim investasi menjadi kunci penting bagi investor untuk tetap menanamkan modal di Indonesia. 

Dari perkembangan tersebut, Kurniawati pun memperkirakan PMA di sepanjang tahun 2023 akan berada di kisaran US$ 20 miliar hingga uS$ 21 miliar. 

 
 
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×