kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Investasi di kuartal II 2020 tumbuh minus 9,16% yoy


Rabu, 05 Agustus 2020 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) pada kuartal II 2020 terkontraksi cukup dalam. Hitungan Badan Pusat Statistik (BPS), PMTB tumbuh negatif 9,16% yoy pada kuartal II-2020.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) pada kuartal II 2020 terkontraksi cukup dalam. Hitungan Badan Pusat Statistik (BPS), PMTB tumbuh negatif 9,16% yoy pada kuartal II-2020.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, PMTB tumbuh negatif lantara semua komponen pembentuknya juga minus pada kuartal II-2020.

"Ini seiring dengan terjadinya kontraksi sektor konstruksi dan kemudian untuk mesin dan perlengkapannya. Kontraksi itu karena penurunan nilai impor dan produksi dalam negeri," kata Suhariyanto, Rabu (5/8).

Baca Juga: Pertumbuhan ekonomi minus 5,32% terburuk sejak 1999, seberapa buruk ketika itu?

Dilihat dari komponen PMTB, penurunan terbesar ada pada komponen kendaraan yang tumbuh minus 34,12% yoy di kuartal II 2020. Penurunan jauh lebih dalam dari kuartal I-2020 yang berhasil tumbuh positif 2,72% yoy.

Sementara itu, kontraksi terdalam selanjutnya datang dari komponen peralatan lainnya yang tumbuh minus 26,09% yoy setelah sempat tumbuh positif di kuartal I-2020 sebesar 2,39% yoy.

Kemudian disusul dengan komponen CBR yang tumbuh negatif 14,89% yoy atau melanjutkan tren tumbuh negatif pada kuartal I-2020 yang sebesar 0,04% yoy. Lalu ada juga komponen mesin dan perlengkapan yang tumbuh negatif 12,87% yoy, produk kekayaan intelektual yang minus 11,46% yoy.

Lalu ada juga komponen bangunan yang tumbuh negatif 5,26% yoy setelah masih tumbuh positif pada kuartal I-2020 yang sebesar 2,76% yoy. Suhariyanto bilang, kontraksi ini diebabkan oleh penurunan kegiatan pembangunan disebagian besar provinsi.

Baca Juga: Konsumsi rumah tangga tumbuh negatif 5,51% yoy di kuartal II-2020, simak pemicunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×