Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Sebagaimana dikutip Kompas.com, layanan internet rakyat belum tersedia secara nasional.
Pada tahap awal 2026, wilayah yang sudah masuk cakupan meliputi:
- Pulau Jawa
- Maluku
- Papua
Pengelola menyebut cakupan internet rakyat akan diperluas secara bertahap seiring aktivasi jaringan di wilayah lain.
Teknologi yang Dipakai Internet Rakyat
Internet rakyat menggunakan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada frekuensi 1,4 GHz dan mengusung konsep Open Radio Access Network (Open RAN).
Program internet rakyat digagas oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk bekerja sama dengan NTT Docomo dan NEC Corporation.
Tonton: Harga Logam Mulia Menguat di Awal 2026, Didukung Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga
Internet rakyat disebut menjadi salah satu jaringan komersial pertama di Indonesia yang menerapkan Open RAN FWA 1,4 GHz, sekaligus menjadi upaya memperluas akses internet murah bagi masyarakat.
Dengan tarif terjangkau dan cakupan yang terus diperluas, internet rakyat diharapkan dapat memperkecil kesenjangan digital di Indonesia.
Kesimpulan
Program internet rakyat yang mulai diaktifkan bertahap pada awal 2026 menawarkan akses internet cepat dan unlimited dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi solusi konektivitas bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan kabel. Dengan dukungan teknologi 5G FWA dan perluasan cakupan secara bertahap, internet rakyat berpotensi mempercepat pemerataan akses digital dan mengurangi kesenjangan konektivitas di Indonesia.
Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul "Internet Rakyat Rp 100.000/Bulan Aktif di 3 Wilayah pada Tahap Awal, Ini Cara Registrasinya"
Selanjutnya: Bank Jakarta Menargetkan IPO Pada Awal Tahun 2027, Bidik Dana Segar Rp 3 Triliun
Menarik Dibaca: HP Terbaik dari Realme yang Bawa Fitur Terbaru, Ada yang Pakai RAM hingga 16 GB!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













