kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Inilah 3 sebab Indeks Keyakinan Konsumen turun


Jumat, 03 Oktober 2014 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah naga untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) merilis data terbaru Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan September 2014 turun dibanding bulan sebelumnya. Keyakinan konsumen pada bulan September tercatat 119,8 atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang 120,2.

Kepala Ekonom BII Juniman berpendapat, keyakinan konsumen hingga akhir tahun akan cenderung melemah. Ada beberapa hal yang membuat konsumen pesimis terhadap kondisi Indonesia ke depan.

Pertama, rencana kenaikan BBM. Kenaikan harga BBM akan memberikan ekspetasi inflasi naik. "Selain ekspetasi inflasi naik, juga ada prospek kenaikan suku bunga yang akan dilakukan BI," terang Juniman ketika dihubungi KONTAN, Jumat (3/10).

Kedua, masalah politik. Ada sentimen negatif konsumen tentang prospek pemerintahan yang akan datang. Konsumen melihat kondisi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikuasai oleh partai oposisi yang akan menyulitkan pemerintahan baru untuk bergerak.

Ketiga, kondisi ekonomi global yang masih belum menentu. Kinerja perusahaan terutama eksportir akan terhambat. Atas dasar itulah, Juniman melihat keyakinan konsumen ke depannya akan berada dalam trend menurun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×