kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.009   18,00   0,11%
  • IDX 6.968   -129,16   -1,82%
  • KOMPAS100 958   -18,17   -1,86%
  • LQ45 706   -13,43   -1,87%
  • ISSI 246   -3,77   -1,51%
  • IDX30 385   -5,77   -1,48%
  • IDXHIDIV20 485   -4,42   -0,90%
  • IDX80 108   -1,84   -1,67%
  • IDXV30 134   -0,73   -0,54%
  • IDXQ30 126   -2,00   -1,57%

Ini yang dilakukan pemerintah untuk meratakan pertumbuhan ekonomi daerah


Jumat, 05 Februari 2021 / 17:50 WIB
Ini yang dilakukan pemerintah untuk meratakan pertumbuhan ekonomi daerah
ILUSTRASI. Kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berupaya untuk meratakan kesejahteraan masyarakat, dengan semakin keras dalam mendorong ekonomi daerah. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu yang dilakukan adalah dengan mendorong kawasan ekonomi khusus (KEK) dan dengan implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. 

“KEK diberi banyak kemudahan, dan kami akan mengusahakan menambah beberapa daerah yang mampu mengungkit ekonomi sehingga tidak terpusat di Jawa,” kata Airlangga dalam video konferensi, Jumat (5/2).  

Airlangga juga bilang, pemerintah akan menggali potensi-potensi di ekonomi daerah termasuk dengan produk yang dihasilkan. Ia optimistis, ini bisa mendorong diversifikasi produk, sehingga tidak bergantung dengan produk daerah yang biasanya. 

Baca Juga: Targetkan ekonomi tumbuh hingga 5,5% ini fokus pemerintah di tahun 2021

Seperti contohnya, pemerintah tengah mendorong Kalimantan mengembangkan klaster pangan. Diharapkan, dengan demikian bisa meningkatkan kawasan penghasil produk-produk tertentu atau klaster tertentu. 

“Sehingga, nantinya kita tidak hanya berpusat pada kawasan pemberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang itu-itu saja. Ada peningkatan sektor pertumbuhan baru sehingga pertumbuhan ekonomi akan lebih merata secara spasial,” pungkas Airlangga. 

Selanjutnya: Cadangan devisa Januari 2021 capai US$ 138 miliar, tertinggi sepanjang sejarah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×