kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.874   28,00   0,17%
  • IDX 8.960   22,95   0,26%
  • KOMPAS100 1.235   6,28   0,51%
  • LQ45 872   3,56   0,41%
  • ISSI 326   1,92   0,59%
  • IDX30 442   2,43   0,55%
  • IDXHIDIV20 520   3,27   0,63%
  • IDX80 137   0,75   0,55%
  • IDXV30 145   0,95   0,66%
  • IDXQ30 142   1,07   0,76%

Ini syarat menjadi politisi versi Akbar Tandjung


Sabtu, 09 November 2013 / 07:49 WIB
Ini syarat menjadi politisi versi Akbar Tandjung
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut tren restitusi pajak mengalami penurunan signifikan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Politisi senior Partai Golkar Akbar Tandjung berharap para politisi muda yang masuk ke dunia politik dapat memiliki kepedulian dan keprihatinan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

Oleh karena itu, mereka yang memutuskan terjun ke dunia politik seyogianya berdasar dari panggilan hatinya yang ingin memberikan pemikiran dan kontribusinya bagi bangsa dan negara.

"Jadi hendaknya jangan hanya karena popularitas, tapi mereka harus merasa terpanggil dan memiliki perhatian mengenai berbagai persoalan, itu yang kita harapkan," ujar Akbar di Jakarta, Jumat (8/11).

Ia berharap dengan niat awal yang terarah politisi-politisi muda yang masuk ke dalam partai politik dapat memperkuat partai politik tersebut dengan berbagai masukan dan kontribusi dalam upaya membangun bangsa.

Selain itu, ia kembali menegaskan bahwa mereka yang memutuskan terjun ke dunia politik harus didasari keterpanggilan hatinya untuk mengabdi. Ia mengingatkan bahwa menjadi politisi itu jangan dijadikan profesi yang orientasinya hanya seputar imbalan materi yang didapatkan dari upaya yang ia lakukan.

"Jadi mindset dalam berpolitik adalah mereka yang terpanggil, memiliki kepedulian, keprihatinan terhadap berbagai masalah. Jadi mindset masuk politik juga harus seperti itu untuk memperjuangkan sesuatu dan memiliki sifat kepemimpinan dan kenegarawanan, itu penting bagi politisi," tandasnya. (Bahri Kurniawan/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×