kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.908   -84,00   -0,47%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

Ini strategi pemerintah pulihkan sektor ekonomi dan kesehatan saat pandemi Covid-19


Rabu, 05 Agustus 2020 / 17:28 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

"Yang menjadi seat belt-nya adalah jaring pengaman sektor keuangan," lanjut Airlangga.

Menurut Airlangga, kesehatan dan ekonomi merupakan dua sisi yang saling berjalan beriringan. Menurutnya, setiap sisi harus bisa dijaga agar setiap program-program yang akan dilaksanakan untuk mendorong perekonomian dapat terus berjalan.

Menurutnya, dalam menjaga masyarakat tetap sehat maka upaya untuk menjaga mata pencaharian masyarakat dalam bertahan hidup juga harus dilakukan.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen untuk mempertahankan daya beli masyarakat. Hal ini dilakukan dengan memberikan berbagai bantuan sosial dan subsidi seperti menambah penyaluran program keluarga harapan, menambahkan penyaluran sembako menambah kartu pra kerja, bansos Jabodetabek dan bansos tunai Jabodetabek, pembebasan tarif listrik, tambahan stimulus konsumsi untuk pariwisata, restoran dan transportasi.

Baca Juga: Wakil Menteri Keuangan: Jangan takut ada resesi ekonomi

Tak hanya itu, ada pula dukungan yang diberikan untuk dunia usaha untuk menjaga permintaan dalam negeri. Dukungan tersebut seperti subsidi bunga ultra mikro dan UMKM, pelonggaran persyaratan kredit UMKM, PMK ke PNM untuk Umi dan Mekaar, penempatan dana, penjaminan kredit modal kerja hingga insentif pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×