kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.939   104,00   0,58%
  • IDX 6.299   -76,31   -1,20%
  • KOMPAS100 819   -14,09   -1,69%
  • LQ45 623   -9,92   -1,57%
  • ISSI 219   -2,18   -0,99%
  • IDX30 345   -5,37   -1,53%
  • IDXHIDIV20 429   -4,96   -1,14%
  • IDX80 93   -1,50   -1,58%
  • IDXV30 117   -1,48   -1,24%
  • IDXQ30 111   -1,66   -1,48%

Polri mau menggeledah KPK? Ini pesan Jokowi


Jumat, 06 Februari 2015 / 20:02 WIB
ILUSTRASI. Tak perlu selalu gunakan baju seksi, ternyata ada beberapa cara mudah yang bisa membantu meningkatkan sex appeal atau daya tarik seksual pada perempuan.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait, dugaan Bareskrim Mabes Polri akan menggeledah gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Pratikno sempat menghubungi Jokowi, yang saat ini tengah berada di Malaysia, dalam rangka kunjungan kerja. Dalam pesannya, Jokowi meminta semua pihak untuk menahan diri, dan tidak membuat suasana gaduh. 

Baik Polri maupun KPK diminta untuk tidak melakukan manuver apapun. Sementara terkait dugaan adanya penggeledahan, semua pihak juga diminta untuk tidak berspekulasi.

"Pesan pentingnya, semua pihak untuk tidak melakukan hal-hal yang meresahkan," katanya Jumat (6/2) di Istana Negara, Jakarta.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Badroddin Haiti mengatakan pihaknya tidak sedang menggeledah gedung KPK. Kalaupun banyak personil Polri di sekitar gedung KPK, itu untuk mengamankan karena ada aksi unjuk rasa dari kedua kubu yang berbeda.

Ia juga menegaskan akan mematuhi perintah Jokowi, dan menahan diri tidak melakukan manuver-manuver tertentu terkait kasus yang melibatkan pimpinan KPK. Sampai Jokowi tiba dari lawatannya di tiga negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×