kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Polri mau menggeledah KPK? Ini pesan Jokowi


Jumat, 06 Februari 2015 / 20:02 WIB
Polri mau menggeledah KPK? Ini pesan Jokowi
ILUSTRASI. Tak perlu selalu gunakan baju seksi, ternyata ada beberapa cara mudah yang bisa membantu meningkatkan sex appeal atau daya tarik seksual pada perempuan.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait, dugaan Bareskrim Mabes Polri akan menggeledah gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Pratikno sempat menghubungi Jokowi, yang saat ini tengah berada di Malaysia, dalam rangka kunjungan kerja. Dalam pesannya, Jokowi meminta semua pihak untuk menahan diri, dan tidak membuat suasana gaduh. 

Baik Polri maupun KPK diminta untuk tidak melakukan manuver apapun. Sementara terkait dugaan adanya penggeledahan, semua pihak juga diminta untuk tidak berspekulasi.

"Pesan pentingnya, semua pihak untuk tidak melakukan hal-hal yang meresahkan," katanya Jumat (6/2) di Istana Negara, Jakarta.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Badroddin Haiti mengatakan pihaknya tidak sedang menggeledah gedung KPK. Kalaupun banyak personil Polri di sekitar gedung KPK, itu untuk mengamankan karena ada aksi unjuk rasa dari kedua kubu yang berbeda.

Ia juga menegaskan akan mematuhi perintah Jokowi, dan menahan diri tidak melakukan manuver-manuver tertentu terkait kasus yang melibatkan pimpinan KPK. Sampai Jokowi tiba dari lawatannya di tiga negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×