kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.061   61,00   0,34%
  • IDX 5.737   -203,84   -3,43%
  • KOMPAS100 758   -27,37   -3,48%
  • LQ45 572   -17,33   -2,94%
  • ISSI 199   -6,62   -3,21%
  • IDX30 324   -9,89   -2,96%
  • IDXHIDIV20 402   -9,71   -2,36%
  • IDX80 86   -2,97   -3,35%
  • IDXV30 110   -3,60   -3,17%
  • IDXQ30 105   -2,89   -2,68%

Ini kata JK soal kemenangan Aburizal


Rabu, 03 Desember 2014 / 19:44 WIB
ILUSTRASI. Spesifikasi Garena Undwan (Android/iOS), Ukuran Game Segini Besarnya


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Mantan Ketua Umum Partai Golongan Karya Jusuf Kalla tidak terkejut dengan terpilihnya kembali Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Kalla bahkan tidak kaget ketika tahu Aburizal terpilih dalam Musyawarah Nasional IX Partai Golkar secara aklamasi.

"Iya lah. Mau bagaimana? Begitu lah," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (3/12).

Apakah JK mengakui status Aburizal sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2014-2019? "Saya tidak punya hak mengakui atau tidak, yang mengakui Golkar sendiri," jawab JK.

JK juga enggan mempermasalahkan pro dan kontra dalam penyelenggaraan Munas IX di Nusa Dua, Bali. "Pokoknya sudah terpilih, ya sudah," tuturnya.

Aburizal menang aklamasi setelah mendapat dukungan 534 surat dukungan dari 537 pemegang suara sah. Tiga suara yang tidak diakui adalah suara dari ormas sayap Golkar, yaitu Kosgoro, MKGR, dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Sesuai AD/ART Munas IX, seorang calon ketua umum terpilih secara aklamasi apabila mendapat dukungan lebih dari 50 persen pemegang hak suara.

Meski begitu, Aburizal tetap masih mendapat hambatan dari Presidium Penyelamat Partai Golkar. Sejak awal, terbentuknya presidium memang diakibatkan penolakan terhadap penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX Partai Golkar di Bali, yang dianggap hanya untuk melanggengkan proses aklamasi pemilihan Aburizal sebagai ketua umum.

Tidak hanya itu, munas di Bali bahkan memberikan sanksi keras dengan memecat 17 kader Partai Golkar yang tergabung dalam presidium. Adapun kader Golkar yang dipecat adalah Ace Hasan Syadzili, Lamhot Sinaga, Melchias Markus Mekeng, Andi Sinulingga, Lawrence Siburian, Agun Gunandjar Sudarsa, Leo Nababan, Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Yorrys Raweyai, Ibnu Munzir, Djasri Marin, Zainudin Amali, Ricky Rahmadi Kusumonegoro, Juslin Nasution, Agus Gumiwang, dan Nusron Wahid. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×