kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini dua masalah pelaksanaan pilkada serentak


Rabu, 08 Juli 2015 / 19:56 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Walaupun pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak tinggal menghitung bulan, sampai saat ini ternyata masih ada permasalahan yang mengganjal pesta demokrasi tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi pemerintah, ada dua masalah yang harus segera diselesaikan agar pilkada serentak berjalan lancar.

Pertama, masalah dana pengamanan yang sampai saat ini masih kurang. Kedua, masalah perselisihan internal partai politik di Golkar dan PPP. Husni Kamil Manik, Ketua Komisi Pemilihan Umum mengatakan, untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan sengketa di internal Partai Golkar dan PPP, KPU, pemerintah dan DPR akan segera menggelar pertemuan untuk mencari kesepahaman agar permasalahan tersebut tidak mengganggu pelaksanaan pilkada.

Jimly Ashidiqqie, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengatakan, pertemuan juga dilakukan untuk membicarakan teknis administrasi pendaftaran calon kepala daerah yang diusung oleh ke dua partai berkonflik tersebut. "Intinya pertemuan dilakukan agar ada kepastian hukum," katanya di Jakarta Rabu (8/7).

Badrotin Haiti, Kepala Polri sementara itu mengatakan, berkaitan dengan masalah dana pengamanan pihaknya menyerahkan semua kepada pemerintah. "Kekurangan ini masih berproses, kami tidak bisa vonis sekarang," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×