kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.620   -16,80   -0,25%
  • KOMPAS100 866   -0,88   -0,10%
  • LQ45 656   -1,17   -0,18%
  • ISSI 231   0,64   0,28%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -0,16   -0,04%
  • IDX80 99   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 126   0,61   0,49%
  • IDXQ30 118   -0,24   -0,21%

Ini catatan Kadin soal program PEN tahun 2020


Minggu, 03 Januari 2021 / 16:00 WIB
ILUSTRASI. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Khomarul Hidayat

Sebagai info, data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan hingga 23 Desember 2020, progres realisasi program PEN mencapai Rp 502,71 triliun atau 72,3% dari total anggaran Rp 695,2 triliun. Adapun, angka penyerapan tersebut tersebar dalam enam program.

Pertama, klaster perlindungan sosial yang mencapai 94,7% atau sebesar Rp 217,99 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp230,21 triliun. Kedua, klaster UMKM yang mencapai realisasi sebesar 92,8% atau Rp 107,93 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp 116,31 triliun.

Ketiga, klaster sektoral, K/L, dan pemda mencapai 88,1% atau Rp 59,77 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp 67,86 triliun. Keempat, klaster kesehatan realisasinya mencapai 54,4% atau Rp 54,13 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp 99,5 triliun.

Kelima, klaster intensif usaha dalam bentuk perpajakan yakni 45,4% atau Rp 54,73 triliun dari pagu Rp 120,61 triliun. Keenam, klaster pembiayaan BUMN dan korporasi mencapai realisasi sebesar 13,4% atau sebesar Rp 8,16 triliun dari total anggaran Rp 60,73 triliun.

Selanjutnya: Hingga 23 Desember 2020, anggaran PEN masih tersisa Rp 192,49 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×