kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Ini Alasan KPK Panggil Mantan Wadirut BRI Catur Budi Harto


Jumat, 27 Juni 2025 / 07:01 WIB
Diperbarui Jumat, 27 Juni 2025 / 13:21 WIB
Ini Alasan KPK Panggil Mantan Wadirut BRI Catur Budi Harto
ILUSTRASI. Mantan Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto diperiksa KPK


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara terkait pemanggilan mantan Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Catur Budi Harto. Adapun, hal tersebut terkait kasus pengadaan barang dan jasa di lingkungan BRI.

Seperti diketahui, Catur Budi Harto telah diperiksa oleh KPK pada Kamis (26/6). Ia diketahui mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada pukul 09.00 pagi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, pemanggilan tersebut berkaitan dengan pengadaan mesin Electronic Data Capture (EDC). Di mana, Catur dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

“Dalam perkara ini, KPK belum menetapkan tersangka dan menggunakan sprindik umum,” ujarnya.

Baca Juga: BRI Targetkan Menyalurkan 17.701 KPR FLPP di Tahun 2025

Tak hanya pemanggilan, Budi juga mengungkapkan pihaknya telah melakukan penggeledahan di kantor BRI. Dalam hal ini, kantor yang digeledah adalah kantor pusat BRI yang ada di Jalan Sudirman dan kantor BRI di Jalan Gatot Subroto.

Sayangnya, ia tak mau merinci barang-barang apa saja yang diamankan dalam penggeledahan tersebut. Termasuk, ia juga belum mau bilang berapa kerugian atas perkara pengadaan barang ini.

“Kami masih mendalami dari hasil penggeledahan hari ini,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan KPK tidak menutup kemungkinan pemeriksaan terhadap pihak eksternal dari BRI. Di mana, pemanggilan saksi-saksi yang mengetahui perkara ini juga akan dilakukan.

“Pihak penyedia (EDC) nanti akan kami update karena memang ada beberapa penyedia yang diduga terlibat dalam kasus ini,” ujar Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×