kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.856.000   -100.000   -3,38%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ini 3 Kejanggalan Laporan BPS Soal Pertumbuhan Ekonomi RI 5,12% Menurut Ekonom


Kamis, 07 Agustus 2025 / 06:39 WIB
Ini 3 Kejanggalan Laporan BPS Soal Pertumbuhan Ekonomi RI 5,12% Menurut Ekonom
ILUSTRASI. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2025 diragukan sejumlah ekonom. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

3. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga 

Nailul menjelaskan, konsumsi rumah tangga (RT) hanya tumbuh 4,97% berdasarkan laporan BPS. Dengan sumbangan mencapai 50% dari PDB, hal tersebut tampak janggal karena pertumbuhan konsumsi RT triwulan I 2025 hanya 4,95% tapi pertumbuhan ekonomi berada di angka 4,87%. 

“Tidak ada momen yang membuat peningkatan konsumsi rumah tangga meningkat tajam,” ungkap Nailul. 

Selain itu, Indeks keyakinan konsumen (IKK) juga mengalami pelemahan sejak Maret 2025 sebesar 121,1 lalu turun menjadi 117,8 pada Juni 2025. 

“Apabila dikaitkan dengan PMTB yang meningkat 6,99% tapi PMI Manufaktur di bawah batas ekspansi,” ujar Nailul. 

Ia menambahkan, ketidaksinkronan antara data pertumbuhan ekonomi dengan leading indikator membuat dirinya secara pribadi tidak percaya dengan data yang dirilis oleh BPS. 

Tonton: BREAKING NEWS! BPS Umumkan Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2025

Nailul mengatakan, BPS seharusnya menjadi badan yang mengedepankan informasi data yang akurat tanpa ada intervensi pemerintah. 

BPS juga harus menjelaskan secara detail metodologi yang digunakan, termasuk indeks untuk menarik angka nilai tambah bruto sektoral dan pengeluaran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Kejanggalan Laporan BPS soal Pertumbuhan Ekonomi RI 5,12 Persen, Diragukan Ekonom"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×