kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Inflasi Juli mengalahkan rekor 2008


Kamis, 01 Agustus 2013 / 11:23 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan pelemahan hari ini. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.


Reporter: Asep Munazat Zatnika |

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, Kamis (1/7) mengumumkan inflasi di Juli 2013 melonjak ke level 3,29%. Nilai tersebut jauh lebih besar dibandingkan posisi Juni lalu yang hanya berada di level 1,03%.

Sementara itu, secara year on year (yoy) indeks harga konsumen (IHK) tersebut mencapai 8,61%. Adapun di Juni lalu inflasi yoy berada di angka 5,9%. Kepala BPS, Suryamin menjelaskan inflasi ditopang oleh kenaikan harga pangan.

"Inflasi ini tertinggi sejak tahun 2008," ujar Suryamin.

Secara keseluruhan, inflasi di Indonesia sepanjang tahun 2013 sudah mencapai 6,75%. Padahal target Pemerintah tahun ini sebenar 7,3%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×