kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Inflasi inti turun, peluang penurunan BI rate


Senin, 03 Agustus 2015 / 15:45 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Inflasi inti tahunan sejak Maret 2015 berada pada level di atas 5%. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Juli 2015 mencatat inflasi inti tahun ke tahun turun ke 4,86%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan inflasi inti yang berada di atas level 5% memerlukan antisipasi atau langkah untuk menurunkan. Inflasi inti yang sekarang turun dikarenakan ekonomi secara umum yang sudah membaik. "Sudah menunjukkan tingkat kestabilan sehingga berdampak pada komponen inti," ujarnya, Senin (3/8).

Dengan inflasi inti yang turun ini, Deputi Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengakui Bank Indonesia (BI) mempunyai ruang untuk menurunkan suku bunganya atau BI rate. "Karena BI kan memperhatikan inflasi inti. Sekarang sudah kepala 4%, peluang untuk menurunkan suku bunga," terangnya.

Menurut Sasmito, kalau tingkat suku bunga BI menurun maka akan membantu mendorong investasi dan ekonomi. Sebagai informasi, inflasi Juli tercatat 0,93% dan inflasi tahunan 7,26%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×