kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.124   37,00   0,20%
  • IDX 5.948   24,07   0,41%
  • KOMPAS100 773   1,65   0,21%
  • LQ45 590   1,12   0,19%
  • ISSI 205   1,43   0,70%
  • IDX30 334   0,58   0,17%
  • IDXHIDIV20 414   1,27   0,31%
  • IDX80 88   0,25   0,29%
  • IDXV30 113   0,40   0,35%
  • IDXQ30 107   0,00   0,00%

Inflasi Bulan Mei 2025 Diprediksi Cuma 0,02%


Jumat, 30 Mei 2025 / 14:27 WIB
Inflasi Bulan Mei 2025 Diprediksi Cuma 0,02%
ILUSTRASI. Indeks Harga Konsumen (IHK) diperkirakan mencatatkan inflasi yang tetap terjaga rendah pada Mei 2025.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Konsumen (IHK) diperkirakan mencatatkan inflasi yang tetap terjaga rendah pada Mei 2025.

Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang memprediksi, inflasi bulanan pada Mei 2025 akan mencapai 0,02% month to month (mtm), atau secara tahunan mencapai 2% year on year (yoy).

“Inflasi Indonesia pada Mei 2025 diperkirakan tetap terjaga, mencerminkan kestabilan harga pasca Lebaran yang ditopang oleh ketersediaan pangan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng,” tutur Hosianna kepada Kontan, Jumat (30/5).

Di samping itu, Hosanna menyebut, inflasi tetap stabil pada Mei 2025 lantaran kenaikan harga daging ayam dan telur menjelang Iduladha masih terbatas, seiring kelancaran distribusi.

Selain itu dari sisi administered prices, terdapat penyesuaian tarif air PAM dan listrik nonsubsidi di beberapa wilayah, serta kenaikan tarif transportasi antar kota dan penerbangan menjelang musim libur sekolah.

“Meskipun dampaknya masih minim secara bulanan, tekanan ini mulai tercermin dalam inflasi tahunan, khususnya pada komponen utilitas dan jasa,” ungkapnya.

Baca Juga: Lonjakan Harga Pangan Harus Diwaspadai Meski Inflasi Cenderung Rendah

Lebih lanjut, terkait inflasi inti diperkirakan mencapai 2,51% yoy, selaras dengan dampak berkelanjutan dari kenaikan PPN 12% serta tren kenaikan harga di sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan perhotelan.

Selain itu, harga emas perhiasan yang masih tinggi turut menambah tekanan ringan pada kelompok barang tahan lama, didorong oleh kombinasi harga global yang kuat dan nilai tukar rupiah yang masih melemah.

“Secara keseluruhan, inflasi tetap berada dalam koridor target Bank Indonesia, namun potensi tekanan dari sisi jasa dan tarif publik perlu diwaspadai ke depan, terutama bila tren penyesuaian ini berlanjut pada semester kedua 2025,” imbuhnya.

Baca Juga: Harga Pangan Turun, Ekonom Perkirakan Mei 2025 akan Catat Deflasi 0,27%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×