kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Indonesia kutuk aksi terorisme Nice, Prancis


Jumat, 15 Juli 2016 / 15:39 WIB
Indonesia kutuk aksi terorisme Nice, Prancis


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

MONGOLIA. Wakil Presiden, M Jusuf Kalla, menegaskan, Indonesia mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Nice, Prancis, dan mengajak negara peserta KTT Asia-Eropa (ASEM) 2016, bersama-sama mempromosikan perdamaian serta memerangi terorisme.

"Indonesia mengutuk keras aksi terorisme di Nice yang mengakibatkan banyak korban jiwa," kata Kalla, di KTT ASEM 2016, di Ulan Bator, Mongolia, Jumat (15/7).

Indonesia, kata dia, berduka cita mendalam atas serangan mematikan puluhan orang di Nice, yang tidak memakai bahan peledak melainkan menabrakkan mobil ke kerumunan massa itu. "Duka mereka juga duka kita semua," katanya.

Kalla mewakili Indonesia dalam KTT ASEM 2016 itu. Dia hadir bersama 51 kepala negara dan kepala pemerintahan di forum itu. Belum diketahui apa agenda yang akan dibawa Indonesia pada KTT ASEM 2016.

"Semua negara peserta ASEM tadi sepakat mengutuk aksi terorisme," kata Kalla, seraya menyambung, "Harus diselesaikan akar persoalannya. Bicara terorisme tidak akan selesai jika tidak disadari bahwa negara harus hentikan radikalisme."

Kalla sebelumnya berbicara secara empat mata dengan PM Mongolia, Tsakia Elbegdorj, dan PM Belanda, Mark Rutte, serta Presiden Myanmar, U Htin Kyaw.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×