kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Indonesia kembali mengirimkan duta besar ke Suriah


Rabu, 30 Mei 2012 / 14:33 WIB
ILUSTRASI. President Rodrigo Duterte. REUTERS/Dondi Tawatao


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah memutuskan mengirimkan kembali Duta Besar Indonesia untuk Suriah bertugas. Keputusan ini untuk melindungi warga negara Indonesia yang berada di negeri yang tengah bergejolak tersebut.

"Kemarin baru saja duta besar Indonesia untuk Suriah, kembali saya tugaskan," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Rabu (30/5).

Sejak Januari 2012 lalu, pemerintah memutuskan menarik Duta Besar Indonesia untuk Suriah. Keputusan ini sebagai protes atas tindak kekerasan yang dilakukan pemerintah Suriah dalam menghadapi aksi protes kaum oposisi.

Menurut Marty, penugasan kembali duta besar ini lantaran ada tim pemantau perdamaian Indonesia yang bertugas di Suriah. Tim perdamaian yang dikirim April lalu ini atas permintaan Sekretaris Jenderal PBB Ban Kim-moon.

Pemerintah mengajukan dua syarat sebelum mengirimkan tim ke Suriah yang sedang dilanda konflik. Kedua syarat itu yakni adanya gencatan senjata dan persetujuan dari pemerintah Suriah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×