kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Indonesia kelola dana hibah US$ 12 juta


Jumat, 20 Juli 2018 / 20:01 WIB
Indonesia kelola dana hibah US$ 12 juta
ILUSTRASI. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bertemu Sekretaris Negara untuk Kebijakan Pembangunan Denmark Mart


Reporter: Andi M Arief | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia terpilih menjadi Anggota Dewan Dana Hibah Open Government Partnership (OGP) dan Bank Dunia. National Focal Point OGP Indonesia, Yanuar Nugroho terpilih menjadi salah satu anggota yang berwenang untuk mengelola dana hibah yang saat ini sudah mencapai US$ 12 juta.

"Walaupun penunjukan untuk duduk dalam Dewan Dana Hibah hibah ini bersifat individu, namun ini bukti kepercayaan yang begitu besar bagi Indonesia," ujar Yanuar dalam keterangan resminya, Jumat (20/7).

Yanuar yang kini juga menjabat sebagai Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, akan terlibat dalam memberikan arahan penggunaan dana hibah ini. Yanuar akan ditemani oleh Delegasi dari Tanzania, Aidan Eyakuze, dalam mengelola dana hibah sebagai perwakilan dari 80 negara anggota OGP sejak 2017.

Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko mengatakan, dana hibah ini menjadi sumber pembiayaan untuk merancang dan melaksanakan komitmen-komitmen OGP yang berdampak besar. Khususnya, imbuh Moeldoko, untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

"Sebuah kehormatan bagi Indonesia dan Kantor Staf Presiden dapat memperoleh kepercayaan besar mengelola dana hibah OGP," papar Moeldoko dalam siaran pers, Jumat (20/7).

Kini, salah satu organisasi masyarakat sipil Indonesia, The Bojonegoro Institute (TBI), menjadi salah satu pihak diterima dari 9 institusi lainnya.

TBI menerima hibah sebesar US$ 86 ribu ,atau Rp 1,2 miliar, selama setahun untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerapkan keterbukaan dan akuntabilitas.

"(Tujuan dana hibah ini untuk) memperkuat keterlibatan warga dan daya tanggap pemerintah," pungkas Yanuar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×