CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Indonesia-Filipina Jajaki Kemitraan di Sektor Mineral Untuk Baterai EV


Kamis, 07 September 2023 / 14:12 WIB
Indonesia-Filipina Jajaki Kemitraan di Sektor Mineral Untuk Baterai EV
ILUSTRASI. Pemasangan banner logo KTT ASEAN di tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Minggu (3/9/2023).


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia dan Filipina menjajaki kemitraan untuk baterai kendaraan listrik atawa electric vehicle (EV). Kesepakatan tersebut di ambil dalam pertemuan meja bundar Indonesia-Filipina digelar di sela penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN 2023 di Jakarta. 

"Indonesia dan Filipina sama-sama memegang posisi penting di dunia global pasar mineral, terutama  ekspor komoditas mineral yang digunakan dalam produksi baterai untuk EV," kata Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC), Arsjad Rasjid, Rabu (6/9). 

Kedua negara juga menjajaki kerja sama di sektor pertanian dan pengembangan UMKM. Namun, Arsjad tidak merinci berapa potensi kerja sama kedua belah pihak negara. 

Baca Juga: ASEAN Ajak India Tanggulangi Illegal Fishing dan Kembangkan Ekonomi Biru

Presiden Filipina Ferdinand "Bongbong" Romualdez Marcos Jr menyampaikan bahwa Filipina fokus memaksimalkan potensi perdagangan dan investasi.

“Filipina juga akan fokus pada produksi energi terbarukan dan tetap menjadikan pertanian sebagai prioritas nomor satu untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat,” kata dia.

Dia mengungkapkan, salah satu rencana pengembangan sektor pertanian adalah dengan memberikan vaksin pada ternak untuk melawan penyakit, memastikan penyediaan pasokan, dan hilirisasi ke energi terbarukan. 

Pertemuan Meja Bundar Indonesia-Filipina membahas tiga topik, yaitu nanopreneurship, kemitraan ekonomi mineral  bernilai tambah, dan pengembangan UMKM pertanian. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×