kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.159   66,00   0,36%
  • IDX 4.979   -51,51   -1,02%
  • KOMPAS100 641   -6,72   -1,04%
  • LQ45 510   -3,16   -0,62%
  • ISSI 163   -3,06   -1,84%
  • IDX30 288   -1,09   -0,38%
  • IDXHIDIV20 387   -1,51   -0,39%
  • IDX80 74   -0,67   -0,89%
  • IDXV30 107   -0,82   -0,76%
  • IDXQ30 97   -0,55   -0,56%

Indonesia diancam sanksi dagang karena film bajakan, ini saran Kadin


Rabu, 29 Januari 2020 / 12:43 WIB
ILUSTRASI. Kadin berharap sanksi dagang dari AS terkait film bajakan tidak terjadi


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

Pembajakan bukanlah isu baru di Indonesia. Masalah tersebut hanya bertransformasi lewat platform yang berbeda dari tahun ke tahun. Ari Juliano Gema, Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengatakan, kecanduan mengonsumsi konten bajakan memang masih menjadi masalah besar karena terkait dengan kebiasaan. 

Kampanye anti-pembajakan pun sudah dilakukan sejak berdirinya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang saat ini melebur ke Kementerian Pariwisata. "Secara umum saat ini orang sudah mulai menyadari untuk menggunakan produk orisinal. Cuma memang belum ada survei untuk memastikan hal itu," kata Ari dihubungi KompasTekno. (Wahyunanda Kusuma Pertiwi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Diancam Sanksi Dagang AS karena Film Bajakan, Ini Saran KADIN" .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×