Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Survei konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini meningkat. Hal ini tecermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat ini (IKE) Agustus 202 6 sebesar 109,4 berada pada level optimis (indeks >100), lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 107,9.
Meningkatnya IKE bersumber dari kenaikan komponen pembentuknya, yaitu Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) yang tercatat masing -masing sebesar 104,1 dan 106,1, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 101,1 dan 104,1.
“Sementara itu, Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) tercatat pada level optimis sebesar 118,0 (turun tipis dari Juli 2026 sebesar 118,5),” mengutip laporan BI, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga: FITRA Soroti Opsi INA-SMI untuk Bayar Utang Whoosh, Risiko ke Negara
Secara spasial, IKE mengalami peningkatan tertinggi di Bandung, Jakarta, dan Medan, sementara penurunan IKE terbesar terjadi di wilayah Padang, Surabaya, dan Manado.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini tetap kuat pada seluruh kelompok. Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran >Rp5 juta, yaitu sebesar 125,9. Sedangkan kelompok pengeluaran Rp 4,1-5 juta turun dari 124,5 menjadi 120,2.
Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun, yaitu sebesar 123,8 namun turun dari bulan sebelumnya sebesar 124,9. Kemudian, usia 21-40 juga turun menjadi 120,4, usia 41-50 turun menjadi 113,4.
Selanjutnya, berdasarkan tingkat pendidikan, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini meningkat pada responden berpendidikan SMA dan akademi/diploma dengan masing -masing indeks sebesar 100,5 dan 108,0.
Berdasarkan kelompok usia, indeks berada di level optimis pada kelompok usia 20-40 tahun dan 51-60 tahun, sedangkan kelompok usia 41-50 dan diatas 60 tahun berada pada level pesimis.
Dari sisi pengeluaran, IPDG berada pada level optimis untuk kelompok pengeluaran di atas Rp3,1 juta , sementara kelompok lainnya berada pada level pesimis . Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran diatas Rp5 juta sebesar 115,1.
Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20 -30 tahun , diikuti kelompok usia 31-40 tahun, masing -masing sebesar 110,4 dan 106,5.
Baca Juga: Utang Whoosh Dicicil hingga 80 Tahun, Negara Kini Berpotensi Tanggung Risiko
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














