kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Indonesia dan Singapura kerjasama kursus pilot tempur


Kamis, 09 Desember 2010 / 14:17 WIB
ILUSTRASI. Asuransi kendaraan


Reporter: Hans Henricus | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah Indonesia dan Singapura berencana mengaktifkan kembali pelatihan pilot pesawat tempur. Kerjasama ini bertujuan meningkatkan kerjasama dan kemampuan angkatan udara kedua negara.

Juru bicara Wakil Presiden (Wapres) Boediono, Yopie Hidayat menjelaskan kerjasama itu pernah dilakukan sebelumnya dengan mendirikan fasilitas pendukung di Pekanbaru, Riau. "Namun ketika perjanjian kerjasama pertahanan berkhir, belum dirumuskan kembali," kata Yopie usai mendampingi Wapres menerima Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean di Istana Wapres, Kamis (9/12).

Oleh sebab itu, kata Yopie, kedua pemerintah akan membahas rencana mengaktifkan kursus pilot pesawat tempur itu. Adapun kedua pemerintah akan membiayai program pelatihan itu.

Yopie menambahkan, kedua pemimpin menyinggung rencana pelatihan pilot pesawat tempur lantaran Wakil Perdana Menteri Singapura juga menjabat Menteri Pertahanan. Makanya, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro turut mendampingi Wapres Boediono dalam pertemuan

Selain kerjasama pertahanan, Wapres dan Wakil Perdana Menteri Singapura juga sepakat meningkatkan kerjasama militer kedua negara berupa operasi selain perang. Wapres, kata Yopie, dalam pertemuan itu menyebutkan beberapa kerjasama seperti penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, dan anti teroris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×