kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Indonesia dan Singapura kerjasama kursus pilot tempur


Kamis, 09 Desember 2010 / 14:17 WIB
ILUSTRASI. Asuransi kendaraan


Reporter: Hans Henricus | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah Indonesia dan Singapura berencana mengaktifkan kembali pelatihan pilot pesawat tempur. Kerjasama ini bertujuan meningkatkan kerjasama dan kemampuan angkatan udara kedua negara.

Juru bicara Wakil Presiden (Wapres) Boediono, Yopie Hidayat menjelaskan kerjasama itu pernah dilakukan sebelumnya dengan mendirikan fasilitas pendukung di Pekanbaru, Riau. "Namun ketika perjanjian kerjasama pertahanan berkhir, belum dirumuskan kembali," kata Yopie usai mendampingi Wapres menerima Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean di Istana Wapres, Kamis (9/12).

Oleh sebab itu, kata Yopie, kedua pemerintah akan membahas rencana mengaktifkan kursus pilot pesawat tempur itu. Adapun kedua pemerintah akan membiayai program pelatihan itu.

Yopie menambahkan, kedua pemimpin menyinggung rencana pelatihan pilot pesawat tempur lantaran Wakil Perdana Menteri Singapura juga menjabat Menteri Pertahanan. Makanya, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro turut mendampingi Wapres Boediono dalam pertemuan

Selain kerjasama pertahanan, Wapres dan Wakil Perdana Menteri Singapura juga sepakat meningkatkan kerjasama militer kedua negara berupa operasi selain perang. Wapres, kata Yopie, dalam pertemuan itu menyebutkan beberapa kerjasama seperti penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, dan anti teroris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×