kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.819   -9,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Indonesia dan Malaysia akan buka perjalanan antar negara, ini kata pengusaha


Rabu, 10 November 2021 / 20:06 WIB
Indonesia dan Malaysia akan buka perjalanan antar negara, ini kata pengusaha
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yakoob di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021).


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia dan Malaysia tengah melakukan pembahasan pembukaan perjalanan kedua negara di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yakoob di Istana Bogor. Pelaku usaha menyambut baik rencana tersebut.

"Pastinya akan sangat membantu memulai aktvitas ekonomi kembali dan membuat travel bubble," ujar Koordinator Wakil Ketua Umum (WKU) III Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kadin, Shinta W. Kamdani saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (10/11).

Baca Juga: Indonesia dan Malaysia siap buka perbatasan di tengah pandemi Covid-19

Selama pandemi Covid-19, kedua negara memang menutup perjalanan orang. Hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas di kedua negara.

Seiring menurunnya kasus Covid-19, Indonesia dan Malaysia sepakat untuk membuka kembali. Rencana tersebut diharapkan dapat dilakukan pada awal tahun 2022 mendatang.

"Untuk mendukung pemulihan ekonomi tadi, kita sudah sepakat dibuat travel corridor arrangement yang secara bertahap kita buka satu per satu," ujar Jokowi saat memberikan pernyataan pers bersama.

Sebagai informasi, perdagangan kedua negara juga mengalami kenaikan pada tahun ini. Pada periode Januari hingga Agustus 2021 nilai perdagangan Indonesia dan Malaysia naik 49% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selanjutnya: WHO: Varian Delta saat ini mendominasi kasus COVID-19 global, capai 99%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×