kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Indonesia catat 244 kasus baru COVID-19, terendah sejak April tahun lalu


Senin, 08 November 2021 / 23:30 WIB
Indonesia catat 244 kasus baru COVID-19, terendah sejak April tahun lalu


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia melaporkan 244 kasus baru COVID-19 pada Senin (8/11). Ini merupakan angka infeksi harian terendah sejak 20 April tahun lalu, ketika itu tercatat 185 kasus. 

Mengacu data Satgas Penanganan COVID-19, tambahan kasus pada Senin membawa total infeksi COVID-19 di Indonesia menjadi 4.248.409.

Sementara jumlah orang yang meninggal akibat COVID-19 di Indonesia bertambah 12 orang pada Senin menjadi total 143.557 orang.

Jumlah kasus aktif COVID-19 di Indonesia sebanyak 9.774 kasus, berkurang 1.051 dibanding sehari sebelumnya.

Baca Juga: PPKM luar Jawa-Bali diperpanjang hingga 22 November

Meski begitu, pemerintah mewaspadai tren kenaikan kasus COVID-19, khususnya di 43 kabupaten/kota dari 128 kabupaten/kota di Jawa-Bali dalam tujuh hari terakhir. 

“Kami akan segera mengumpulkan 43 kabupaten/kota di Jawa-Bali tersebut untuk segera mengidentifikasi dan melakukan intervensi demi menahan tren kenaikan ini,” kata Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari setkab.go.id. 

Luhut menegaskan, pemerintah terus mengedepankan kehati-hatian dalam menghadapi pandemi COVID-19. 

“Presiden (Joko Widodo) menyampaikan bahwa kita harus betul-betul hati-hati dan belajar dari pengalaman negara-negara di Eropa yang mengalami lonjakan kasus harian cukup besar akibat lalainya masyarakat menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selanjutnya: Satgas Covid-19 tegaskan pembatasan mobilitas jelang Nataru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×