kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Indef: Upsize pinjaman dilakukan karena penerimaan pajak tidak bisa diandalkan


Kamis, 07 Mei 2020 / 12:52 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah menyampaikan ada lima strategi umum pembiayaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2020. REUTERS/Jason Lee/Illustration/File Photo


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Handoyo

Sebagai solusi, Riza menyarankan agar pemerintah bisa menangguhkan sementara pembayaran cicilan pokok utang. Meskipun, dengan konsekuensi semakin lama pelunasan utang dan penambahan beban bunga lain.

Baca Juga: Setelah setuju Perpu 1/2020, DPR golkan rencana anggaran penyelamatan ekonomi

Selain itu, Riza merasa saat ini merupakan momentum yang tepat bagi Indonesia untuk dapat bangkit kembali dan melakukan transformasi struktural ekonomi. Khususnya, ketika masa pemulihan dari pandemi berlangsung, sehingga dapat memperbaiki pendapatan negara, baik dari pajak maupun pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

"Kita juga perlu meningkatkan aktivitas ekonomi, dengan mendorong produksi ke arah high tech berbasis R&D. Jadi dari segi kurikulum pendidikan, harus sudah mengarah ke sini juga," papar Riza.

Kemudian untuk solusi jangka pendek, pemerintah harus dapat memastikan bahwa stimulus fiskal yang diberikan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Tentunya, dilakukan dengan memastikan bahwa stimulus tersebut tepat sasaran, efektif, dan efisien, sehingga nanti penerimaan perpajakan bisa masuk dan menolong APBN.

"Mengenai besaran nilai upsize pinjaman, saya kira besarannya akan fleksibel tergantung sejauh mana nanti kebutuhan pembiayaan mencukupi atau tidak," kata Riza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×