kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Gempa M7,3 Guncang Sulut, Masyarakat Diminta Waspada Potensi Gempa Susulan


Kamis, 02 April 2026 / 21:18 WIB
Gempa M7,3 Guncang Sulut, Masyarakat Diminta Waspada Potensi Gempa Susulan
ILUSTRASI. Ilustrasi Gempa Bumi (DOK/Shutterstock)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masyarakat di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya dikejutkan oleh guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 7,3 pada Rabu (2/4) pagi. 

Pemerintah melalui Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi munculnya gempa susulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di perairan Laut Maluku.

"Pada 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB telah terjadi gempa bumi di perairan Laut Maluku, dengan pusat gempa di 1,21°LU-126,25°BT. Berdasarkan informasi BMKG, gempa ini memiliki magnitudo M7,3 pada kedalaman 18 km," ungkapnya lewat keterangan resmi, Rabu (2/4).

Baca Juga: Harga Avtur Melonjak, YLKI: Akan Terasa di Harga Tiket Pesawat

Lana mengungkapkan, getaran gempa dirasakan cukup kuat di beberapa titik pemantauan. Guncangan terekam di Pos PGA Dukono dan Ambang pada skala III MMI, Karangetang pada skala III-IV MMI, serta Tangkoko dan Mahawu pada skala IV-V MMI. Dampak guncangan ini bahkan terasa hingga ke Ternate, Manado, Gorontalo, Bone Bolango, hingga Gorontalo Utara.

Lana bilang, pasca gempa utama tersebut, serangkaian aktivitas seismik susulan mulai tercatat oleh otoritas terkait. 

"Terjadi gempa susulan pada pukul 06.07.23 WIB di koordinat 1,15°LU-126,47°BT dengan magnitudo M5,5 dan kedalaman 10 km. Beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 06.12.34 WIB, gempa susulan kembali terjadi di koordinat 1,23°LU-126,33°BT dengan magnitudo M5,2 dan kedalaman 27 km," jelasnya.

Menurut pengamatan Badan Geologi, frekuensi gempa di wilayah tersebut masih dinamis. Lana menyebutkan, jumlah gempa susulan masih berpotensi bertambah. Kondisi ini membuat tingkat risiko di area terdampak masih cukup tinggi, terutama bagi bangunan yang sudah mengalami kerusakan akibat guncangan pertama.

Terkait dampak tsunami, Lana mengonfirmasi adanya kenaikan muka air laut di sejumlah titik, mulai dari Bitung setinggi 20 cm, Gita 24 cm, hingga Minahasa Utara mencapai 75 cm. 

"Saat ini juga dilaporkan adanya kerusakan bangunan serta korban meninggal dunia dan korban luka," tuturnya.

Menyikapi situasi tersebut, masyarakat diminta untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. 

"Masyarakat juga diminta mewaspadai kemungkinan gempa susulan dan untuk sementara menjauhi area pantai hingga dinyatakan aman oleh BPBD," pungkasnya.

Baca Juga: DJP Catat 10,65 Juta Wajib Pajak Lapor SPT hingga Awal April 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×