kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

In memoriam August Parengkuan dari wartawan hingga diplomat


Kamis, 17 Oktober 2019 / 16:10 WIB
In memoriam August Parengkuan dari wartawan hingga diplomat
August Parengkuan

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan wartawan senior Harian Kompas August Parengkuan meninggal dunia hari ini, Kamis, 17 Oktober 2019 di RS Medistra Jakarta pukul 05.50 WIB dalam usia 76 tahun. 

Ia lahir di Surabaya, 1 Agustus 1943 dan pensiun dari Kompas Gramedia tahun 2003. Beberapa jabatan penting di Kompas Gramedia pernah dipegang AG, panggilan akrabnya, yaitu Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas.

Baca Juga: August Parengkuan, mantan wartawan Kompas meninggal dunia

Mengutip rilis internal Kompas-Gramedia (KG), Ia juga menjabat Direktur Komunikasi KKG (Kelompok Kompas Gramedia), Presiden Direktur TV7, dan Staf Presiden Direktur Kelompok Kompas Gramedia saat menjelang purnakarya. 

AG juga Ketua Pusdalsis pertama di Kompas Gramedia. August Parengkuan muda sempat bercita-cita jadi tentara karena ayahnya tentara, tapi batal demi ibunya. Kemudian ia berniat menjadi diplomat dan ingin masuk Akademi Dinas ke Luar Negeri. Sayang, akademi tersebut ternyata sudah tutup. 

Ia lantas melamar di Harian Kompas yang hendak diterbitkan pada 1965 dan diterima. Cita-citanya menjadi diplomat tercapai kemudian selepas pensiun dari Kompas Gramedia. 

AG ditunjuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Italia periode 2012–2017. Sebagai wartawan, AG berprinsip harus bekerja profesional, melaksanakan penugasan bukan atas dasar suka atau tidak. 

Baca Juga: SBY melantik 16 duta besar baru

Moto hidupnya "Kita boleh maju tapi tidak dengan merugikan orang lain". August Parengkuan meninggalkan seorang istri dan empat anak. Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka RSPAD dan akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang. 

Selamat jalan, Bung AG. 



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×