kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.872   -140,00   -0,78%
  • IDX 6.049   163,22   2,77%
  • KOMPAS100 802   27,05   3,49%
  • LQ45 605   18,08   3,08%
  • ISSI 207   6,11   3,04%
  • IDX30 343   9,07   2,71%
  • IDXHIDIV20 423   9,33   2,25%
  • IDX80 91   2,91   3,32%
  • IDXV30 114   3,66   3,32%
  • IDXQ30 110   2,46   2,28%

Impor akan diperlonggar, pemerintah minta pengusaha tak perlu panik


Selasa, 03 Maret 2020 / 17:53 WIB
Mendag Agus Suparmanto saat bertemu wartawan


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan agar pelaku usaha tidak perlu panik akan dampak penyebaran virus corona di Indonesia. Khususnya alam ketersediaan bahan baku untuk industri.

Pasalnya, saat ini, penyebaran virus korona (COVID-19) industri di China, sumber virus corona, telah mengalami penurunan. Oleh karena itu, kondisii ini dinilai tidak akan mengganggu industri Indonesia. Sebab banyak bahan baku industri Indonesia yang berasal dari wilayah China.

Baca Juga: Terduga corona bertambah, pemerintah tunda insentif sektor pariwisata

"Saya bilang semua pelaku usaha tak perlu panik. Barang tetap masuk bahkan akan kami perlonggar terutama bahan baku industri," ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto usai rapat di Istana Kepresidenan, Selasa (3/3).

Agus mengungkapkan, tidak ada pembatasan impor kecuali pada hewan hidup. Meski begitu kondisi industri di China membuat produksi menurun.

Baca Juga: Pemerintah siapkan second stimulus untuk antisipasi dampak virus corona

Hal serupa juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pasalnya saat ini indeks manajer pembelian (PMI) Indonesia pada posisi yang tinggi mencapai 51,9. "Kita harus menjaga anomali ini," terang Airlangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×