kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Impor akan diperlonggar, pemerintah minta pengusaha tak perlu panik


Selasa, 03 Maret 2020 / 17:53 WIB
Mendag Agus Suparmanto saat bertemu wartawan


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan agar pelaku usaha tidak perlu panik akan dampak penyebaran virus corona di Indonesia. Khususnya alam ketersediaan bahan baku untuk industri.

Pasalnya, saat ini, penyebaran virus korona (COVID-19) industri di China, sumber virus corona, telah mengalami penurunan. Oleh karena itu, kondisii ini dinilai tidak akan mengganggu industri Indonesia. Sebab banyak bahan baku industri Indonesia yang berasal dari wilayah China.

Baca Juga: Terduga corona bertambah, pemerintah tunda insentif sektor pariwisata

"Saya bilang semua pelaku usaha tak perlu panik. Barang tetap masuk bahkan akan kami perlonggar terutama bahan baku industri," ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto usai rapat di Istana Kepresidenan, Selasa (3/3).

Agus mengungkapkan, tidak ada pembatasan impor kecuali pada hewan hidup. Meski begitu kondisi industri di China membuat produksi menurun.

Baca Juga: Pemerintah siapkan second stimulus untuk antisipasi dampak virus corona

Hal serupa juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pasalnya saat ini indeks manajer pembelian (PMI) Indonesia pada posisi yang tinggi mencapai 51,9. "Kita harus menjaga anomali ini," terang Airlangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×