kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2025 Jadi 4,7%


Kamis, 24 April 2025 / 07:35 WIB
IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2025 Jadi 4,7%
ILUSTRASI. Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,7% pada tahun 2025.REUTERS/Yuri Gripas/File Photo


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,7% pada tahun 2025.

Hal tersebut tertuang dalam laporan terbaru World Economic Outlook April 2025.

Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang mencapai 5,1%. Hal ini mencerminkan tekanan eksternal yang meningkat akibat ketegangan perdagangan global dan pelemahan permintaan dunia.

Penurunan ini terjadi seiring dengan tren perlambatan yang terjadi di negara-negara berkembang Asia, termasuk anggota ASEAN-5 seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Baca Juga: Efek Perang Dagang, IMF Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2025 Jadi 2,8%

Wilayah ini secara keseluruhan diperkirakan tumbuh 4,0% pada 2025, atau turun dari 4,6% pada 2024.

"Negara-negara Asia yang sedang berkembang, khususnya negara ASEAN, merupakan salah satu negara yang paling terpengaruh oleh tarif bulan April," tulis IMF dalam laporannya, dikutip Rabu (23/4).

Meski demikian, IMF mencatat bahwa pertumbuhan Indonesia masih termasuk relatif kuat dibandingkan rata-rata pertumbuhan global yang hanya 2,8% pada 2025.

Di sisi lain, IMF memperkirakan transaksi berjalan atau current account balance akan mengalami defisit dari 0,6% pada 2024 menjadi 1,5% pada 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×