kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

IHCBS 2026 Dorong Pemanfaatan AI & Kolaborasi Korporasi untuk Perkuat SDM Indonesia


Selasa, 15 September 2026 / 20:25 WIB
IHCBS 2026 Dorong Pemanfaatan AI & Kolaborasi Korporasi untuk Perkuat SDM Indonesia
ILUSTRASI. Kontan - IHCBS Kilas Online (Dok. IHCBS/IHCBS)


Reporter: Nur Cholis | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID - Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di dunia kerja korporasi tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Demi mengakselerasi adaptasi tersebut, perhelatan akbar Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2026 resmi digelar di NICE PIK 2, Tangerang, pada 15 hingga 16 September 2026. Ajang berskala internasional ini membawa tema besar “Harnessing Human-Centric AI and Digitalization to Unlock Next-Level Productivity”, yang membedah strategi masa depan tenaga kerja Indonesia di tengah gempuran pesatnya digitalisasi, khususnya AI.

Lebih dari 5.000 orang hadir dalam IHCBS 2026 yang terdiri dari sektor swasta (private sector), instansi pemerintahan, civitas akademika, hingga para praktisi Human Resources (HR). Tak tanggung-tanggung, lebih dari 70 pembicara nasional dan internasional dihadirkan demi memperkuat posisi IHCBS 2026 sebagai wadah perumusan masa depan angkatan kerja nasional yang adaptif.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli menjelaskan, urgensi pendekatan yang berpusat pada kekuatan manusia (people-centered) dalam mendongkrak daya saing ekonomi nasional. Menurutnya, pendekatan ini menjadi semakin esensial dan krusial ketika transformasi teknologi dan AI secara masif merombak cara organisasi berinovasi, beroperasi, serta membangun kapabilitas tenaga kerjanya.

Lebih lanjut, Yassierli memaparkan sebuah temuan riset dari firma konsultan manajemen terkemuka, Boston Consulting Group (BCG). Studi tersebut mengindikasikan bahwa implementasi AI di banyak entitas belum secara signifikan mendatangkan keuntungan jika tak diiringi strategi SDM yang mumpuni. Oleh sebab itu, ia menekankan prinsip Technology enhancing human yang mengadopsi teknologi mutlak dipandu oleh empat pilar utama People-Centric AI.

Keempat pilar utama tersebut meliputi upaya penguatan kemampuan manusia, pelibatan pekerja secara aktif, penjagaan kendali penuh manusia atas sistem, serta penyiapan mental dan skill pekerja dalam menghadapi perubahan lanskap industri.

Kontan - IHCBS Kilas Online

"Sejak 25 tahun yang lalu saya memilih Ini terkait dengan human centered dan people centered. Saya selalu percaya dan punya prinsip bahwa teknologi ini enhancing security it's about the capacity capability or productivity. Apapun itu. Jadi kita berbicara teknologi kita berbicara AI adalah enhancing untuk memperkuat kemampuan manusia," kata Yassierli.

Yassierli menegaskan, Kemenaker kini tengah menggodok panduan adopsi AI dan menjalankan proyek percontohan intervensi AI guna menggenjot produktivitas industri. Ia pun mendorong seluruh perusahaan untuk saling bersinergi menghadapi era disrupsi. "Satu perusahaan effort-nya akan terlalu besar. Tapi kalau Bapak dan Ibu bisa berkolaborasi dengan yang lain, setengah effort, sepuluhan effort dibagi bersama. Ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa," sambungnya.

Senada, CEO One GML sekaligus Founder QuBisa, Suwardi Luis mengungkapkan, penciptaan perubahan yang berkelanjutan di dinamika dunia kerja mutlak membutuhkan sinergi kolaboratif dari segala lini. Ia menyebutkan, kolaborasi erat antara pemerintah (government), institusi pendidikan atau akademisi, ekosistem asosiasi, media, hingga para pimpinan korporasi memiliki andil terbesar untuk menyetir arah transformasi di Indonesia.

Suwardi berharap, IHCBS 2026 mampu merumuskan langkah nyata guna mendongkrak SDM Indonesia menjadi lebih tangguh di kancah global. "Mari kita sukseskan IHCBS 2026 hari ini, berkolaborasi untuk Indonesia yang lebih cerah, untuk Indonesia yang lebih baik," ungkap Suwardi.

Peran One GML yang dipimpinnya sendiri sangat lekat dengan acara ini. Mengingat One GML merupakan firma konsultasi manajemen yang berfokus membantu berbagai organisasi meningkatkan kinerja lewat eksekusi dan penerjemahan strategi yang efektif menjadi tindakan nyata.

Sebagai nilai tambah, pembukaan IHCBS 2026 diwarnai aksi inklusif Inclusive Opening Walk 5C bersama Karyabilitas. Acara ini turut mengupas isu strategis melalui 8 Power Tracks terkait future skills, keberlanjutan daya saing manusia, kepemimpinan adaptif, hingga budaya kerja berbasis data.

Tercatat, IHCBS 2026 dihadiri lebih dari 5000 peserta yang berasal dari private sector, instansi pemerintahan, akademisi dan banyak HR practitioners serta menghadirkan lebih dari 70 pembicara nasional dan internasional. Kehadiran berbagai pemimpin lintas sektor ini memperkuat posisi IHCBS sebagai ruang bertemunya perspektif, pengalaman, dan praktik terbaik untuk menjawab tantangan transformasi human capital di Indonesia.

IHCBS 2026 resmi dibuka melalui Opening Ceremony yang menghadirkan Lilik Oetama, CEO Kompas Gramedia Group; Suwardi Luis, CEO One GML & Founder QuBisa; serta Yunus Triyonggo, Ketua Steering Committee Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK); dan Director Kontan, Cipta Wahyana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×