kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Ibu mertua dari Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong meninggal dunia


Jumat, 30 November 2018 / 17:41 WIB
Ibu mertua dari Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong meninggal dunia
ILUSTRASI. Ibu Hanny Basuli


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kabar duka datang dari Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong. Hanny Basuli, ibu dari Franciska Wihardja, meninggal dunia, Jumat (30/11) di Jakarta. Francisca Wihardja tak lain adalah istri Thomas Lembong.

Saat ini, jenazah ibu mertua Kepala BKPM itu disemayamkan di rumah duka Grand Haven, Ruang 103 dan 105,  Jl Pluit Raya No 191-193, Penjaringan, Jakarta Utara. Sampai berita ini diturunkan, belum ada kabar resmi mengenai kapan dan di mana jenazah akan dikebumikan.

Namun, menurut salah satu kolega keluarga itu, kemungkinan jenazah dikebumikan pada Senin (3/12). “Mungkin dimakamkan di San Diego Hills, Karawang,” kata dia.    

Mendiang Hanny Basuli merupakan  istri Andreas Wihardja, Chairman & Founder PT Duta Abadi Primantara. Duta Abadi perusahaan kasur pegas (spring bed) terbesar di dunia. Perusahaan ini antara lain memproduksi spring bed merek Florence.

Selain itu, Duta Abadi memegang lisensi eksklusif merek spring bed ternama dunia untuk sejumlah negara di  kawasan Asia Tenggara. Aireloom, King Koil, Serta dan Tempur adalah beberapa merek spring bed premium yang lisensinya dipegang Duta Abadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×